Bos Matahari Group Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Ciliwung

0
225 views

BOGOR, PelitaSatu – Pemilik Matahari Group sekaligus Taman Wisata Matahari (TWM), Hari Darmawan ditemukan meninggal dunia setelah sempat dilaporkan hilang sejak Jumat, 9 Maret 2018 sore.

Jenazah Hari ditemukan tersangkut batu oleh warga di aliran Sungai Ciliwung, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 06.30 WIB, Sabtu (10/3).

Tim rescue dan kepolisian yang menerima informasi tersebut langsung mengevakuasi korban ke RSUD Ciawi untuk keperluan autopsi. Namun hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti kematian pemilik salah satu kawasan wisata terkemuka di puncak itu.

Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo, berdasarkan keterangan yang didapatkan managemen TMW, pada Jumat (9/3/2018) malam sekitar pukul 20.30 WIB, Hari sedang beristirahat di salah satu villa yang berada di kawasan Cilember, tepatnya di daerah Hankam sebelum berencana kembali ke kediamannya di TWM.

“Adapun pada saat itu kondisi hujan deras pada siang hari di kawasan puncak yang mengakibatkan aliran Sungai Ciliwun deras. Hari diduga berkeinginan untuk melihat kondisi sungai tersebut lebih dekat,” ujar Sutopo dari keterangan resmi managemen TMW, dikutip dari Kompas.com.

Villa Hari berada di sisi Sungai Ciliwung, sehingga ada dugaan sementara pada saat melihat kondisi Sungai Ciliwung itulah Hari hilang keseimbangan sehingga terjatuh ke aliran sungai yang beraliran sangat deras.

Mendengar kabar meninggalnya bos Matahari Group itu, Presidium BKKNI-RI, RM. Tri Harsono menyampaikan belasungkawa yang sangat mendalam.

Tri mengaku kaget saat mendengar kabar meninggalnya Hari. “Saya kenal dekat dengan beliau, jadi saya sangat kaget mendengar kabar itu,” ungkapnya kepada PelitaSatu.

Tri pun mendoakan semoga Almarhum mendapat tempat yang layak disisi Tuhan Yang Maha ESA dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan menghadapinya. (Dn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here