Panglima TNI dan Kapolri Terima Bintang Kehormatan

0
362 views
Soliditas TNI dan Polri menjaga NKRI (Foto: Puspen TNI)

Jakarta, PelitaSatu — Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menerima dua bintang kehormatan, yaitu Bintang Kartika Eka Paksi Utama dari TNI AD yang disematkan oleh Kasad, Jenderal TNI Mulyono, dan Bintang Jalasena Utama dari TNI AL oleh Kasal, Laksamana TNI Ade Supandi, S.E.,M.A.P., berdasarkan Keppres RI No.: 95/TK/2017 dan No.: 4/TK/2018.

Selanjutnya, Panglima TNI menyematkan tiga bintang kehormatan kepada Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian, yaitu Bintang Kartika Eka Paksi Utama dari TNI AD, Bintang Jalasena Utama dari TNI AL, dan Bintang Swabuwana Paksa Utama dari TNI AU, berdasarkan Keppres RI No.: 95-96/TK/2017 dan No.: 4/TK/2018.

Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian menerima 3 bintang kehormatan dari TNI (Foto: Puspen TNI)

Penyematan bintang kehormatan kepada Panglima TNI dan Kapolri itu digelar dalam suatu upacara militer, di Ruang Hening Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (14/3/2018). Pemberian bintang kehormatan kepada Panglima TNI adalah penghargaan kepada WNI yang bukan anggota TNI AD dan TNI AL yang telah berjasa luar biasa untuk kemajuan dan pembangunan TNI AD dan TNI AL.

Sementara itu, pemberian bintang kehormatan kepada Kapolri adalah penghargaan kepada WNI yang bukan anggota TNI AD, TNI AL, dan TNI AU yang berjasa luar biasa untuk kemajuan dan pembangunan TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

Di hadapan awak media, Panglima TNI mengatakan, pemberian bintang kehormatan kepada Kapolri adalah bentuk penghargaan atas kerja sama Polri dengan TNI selama ini berjalan dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Kapolri menyampaikan, tanda kehormatan yang diterima merupakan kebahagiaan, tidak hanya bagi dirinya tetapi juga bagi institusi Polri.

“Tanda kehormatan tersebut sebagai bentuk penghargaan dari tiga matra TNI kepada Polri, sekaligus simbol tentang kerja sama dan koordinasi selama ini yang solid dan sangat baik,” ujarnya.

“Pemberian tanda kehormatan tersebut tidak hanya sekedar seremonial semata, tetapi ini adalah simbol soliditas TNI dan Polri. Kalau kedua institusi ini solid dan sinergi, Insyaallah semua tantangan yang dihadapi dapat dilalui bersama demi tetap utuhnya NKRI,” katanya.

Terkait insiden tenggelamnya Tank M-113 APC (Armoured Personel Carrier) Yonif-412 Mekanis Divif 2/Kostrad di Sungai Bogowonto, Purworejo, dan Kapal Motor Cepat (KMC) AD 16-05 Kodam Jaya di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu, Panglima TNI menyatakan bahwa insiden tersebut tentunya tidak diinginkan dan TNI akan terbuka menyampaikan penyebab kejadian tersebut.

“Sampai saat ini, penyebab insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan tim investigasi, apakah masalah human error atau mekanik, sehingga dapat diketahui penyebabnya,” ungkapnya. (Rusdi/Puspen TNI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here