Adiwastra Nusantara 2018 Dapat Respons Positif Masyarakat

0
257 views
Ketua Harian IKKT PWA, Wida Didit Herdiawan (Foto: Dok Puspen TNI)

Jakarta, PelitaSatu — Pelaksanaan Adiwastra Nusantara 2018 mendapat respons positif dari masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung. Hal ini menunjukkan bahwa penyelenggaraannya lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya.

Hal tersebut dikatakan Ketua Harian Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI  Pragati Wira Anggini (IKKT PWA), selaku Ketua Penyelenggara Adiwastra Nusantara,  Wida Didit Herdiawan, pada acara  penutupan Adiwastra Nusantara XI Tahun 2018, dengan tema “Nuansa Kekinian dalam Balutan Wastra Adati Nusantara” di Hall B Jakarta Convention Center (JCC), Jln. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (15/4/2018).

Menurut Wida, penyelenggaraan pameran ini menunjukkan Adiwastra Nusantara telah membuktikan kiprah dan perannya sebagai salah satu media komunikasi dan interaksi yang dapat mempertemukan pengrajin dan perancang kain dengan konsumen, komunitas penggemar dan pencinta kain adat di Indonesia.

Adiwastra Nusantara yang berlangsung mulai 11 hingga 15 April 2018 ini tidak hanya menampilkan pameran berupa produk-produk wastra,  kerajinan, fashion dan aksesoris, tetapi diselenggarakan pula berbagai talkshow dan workshop.

Kegiatan workshop pada Adiwastra Nusantara ini, menurut Wida, salah satunya untuk menarik pengunjung untuk hadir. Di samping itu, pelaksanan workhop memiliki tujuan agar ibu-ibu pengunjung yang hadir mempunyai ketrampilan yang kreatif.

“Kegiatan workshop ini melibatkan berbagai instansi, salah satunya Dharma Pertiwi sebagai narasumber dalam memberikan keterampilan dan ini merupakan keterlibatan yang baru pertama kali,” ungkapnya.

Pada Adiwastra Nusantara tahun ini berbagai keterampilan turut ditampilkan, seperti merangkai kalung dengan wastra dan hiasan meja boneka oleh anggota Dharma Pertiwi unsur Pia Ardhya Garini, keterampilan merangkai kalung dari batu dan merangkai bunga dari kain oleh anggota Dharma Pertiwi unsur Jalasenastri, melukis kain oleh Arinda Acrylic, talkshow dan demo tentang Tengkuluk Jambi oleh Batik Azmiah, menyulam di atas kain oleh Linda Gadang, talkshow tradisi ngadi busono oleh Mooryati Soedibyo dan talkshow kiat berbisnis oleh Sabar Situmorang.

“Adiwastra Nusantara 2018 ini merupakan pameran yang dikemas secara khusus mengetengahkan Karya Wastra Adati dan produk-produk kain tradisional unggulan dari seluruh daerah Indonesia serta secara regular diselenggarakan setiap tahun sejak 2008,” katanya pada acara penutupan yang dihadiri Kasum TNI, Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, dan Ketua Bekraf, Triawan Munaf.

Selain kegiatan talkshow dan workshop, dalam Adiwastra Nusantara ini juga diadakan Lomba Selendang Indonesia berupa tenun sutra, katun, batik sutra dan katun, yang diikuti oleh 400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Pemenang kategori selendang tenun sutra adalah Imam dari Bali (peringkat I), Alif Syakur dari Yogyakarta (peringkat II), dan A. Nurhasim Hamada dari Bali (peringkat III).

Pemenang kategori selendang tenun katun adalah Wignyo Rahadi dari Jakarta (peringkat I), Rambu Ata Sumba Collection dari NTT (peringkat II), dan Imam dari Bali (peringkat III).

Pemenang kategori selendang batik sutra adalah Galeri Batik Jawa Indogo dari Yogyakarta (peringkat I), Linawati Hidayat dari Pekalongan (peringkat II), dan M. Yunari dari Tulungagung (peringkat III).

Pemenang kategori selendang batik katun adalah Hadi dari Pamekasan (peringkat I), Lim Pho Hien dari Pekalongan (peringkat II), dan Adi Wahyono dari Jawa Timur (peringkat III). (Rusdi/Puspen TNI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here