Benarkah Melahirkan Dirumah Dikenakan Denda?

0
664 views

DONGGALA, PelitaSatu – Beredarnya Isu mengenai DENDA bagi masyarakat yang melahirkan di Rumah, menjadi Polemik dikalangan masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Donggala. Apalagi dizaman Teknologi seperti sekarang ini, isu tersebut cepat sekali beredar di Sosial Media (SOSMED), sehingga menimbulkan komentar-komentar negatif dari netizan terhadap pemerintah.

Dalam Permenkes No. 97 Tahun 2014 Pasal 14 ayat (1) yang berbunyi “persalinan harus dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes)”. Tidak berarti adanya larangan bidan untuk melakukan persalinan di luar Fasyankes. Ketentuan persalinan harus dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan merupakan kebijakan Pemerintah dalam menjaga kesehatan ibu dan anak dan mengurangi angka kematian ibu dan anak. Di samping adanya pengecualian pada kondisi tertentu dapat dilakukan di luar Fasyankes atau Puskesmas Pembantu.

Masni selaku Bidan Desa yang dijumpai tim wartawan (11/5/2018) di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, menuturkan “Dalam menjaga kesehatan Ibu dan anak dan mengurangi angka kematian Ibu dan anak, Pemerintah mengeluarkan kebijakan yang tertuang dalam Permenkes No.97 Tahun 2014. Dan kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar selalu melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, agar bisa kami kontrol dan memberikan pelayanan yang tepat”.

Lanjut Masni, “Dalam Permenkes No. 97 Tahun 2014 Pasal 14 ayat (1), mewajibkan Ibu Hamil untuk melakukan Persalinan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan atau Puskesmas Pembantu agar dapat dengan tepat ditangani dan diberikan pertolongan. tidak berarti di Pasal 14 ayat (1) itu melarang melahirkan di rumah. Jika memang kondisi Ibu Hamil tersebut tidak memungkinkan untuk dibawah ke Fasyankes atau Puskesmas, maka kami siap datang untuk membantu proses persalinan”.

Seorang Bidan Desa (Rida) yang juga ada pada saat wawancara mengatakan “bahkan di Desa kami, menyediakan satu tempat yang diberi nama RUMAH TUNGGU. Yaitu Rumah yang Pemerintah sewa demi keperluan persalinan. Setiap ibu Hamil yang diperkirakan tinggal menunggu waktu persalinan, kami jemput dari rumahnya dan kami rawat di Rumah Tunggu tersebut hingga proses persalinan berjalan dengan lancar”.

Lanjut Rida “sehingga tidak ada alasan melakukan persalinan dirumah. Dan wajib melahirkan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (fasyankes). (AR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here