Sikapi Anjloknya Harga Telur, Mendag Naikkan Batas Atas dan Bawah

0
203 views

JAKARTA – Untuk mengatasi harga telur dan daging ayam ras yang menurun drastis, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menetapkan batas bawah dan batas atas harga telur dan daging ayam ras. Menurut Enggar, penetapan harga itu sudah mempertimbangkan agar tidak memicu inflasi, tapi juga mengakomodir kepentingan para peternak agar tidak gulur tikar.

“Setelah mendapat masukan dari berbagai pihak, kami menetapkan batas bawah harga telur di farm-gate 18.000 rupiah, dan harga batas atas 20.000 rupiah per kilogram,” kata Mendag Enggartiasto Lukita di Kementerian Perdagangan Jakarta, Rabu (26/9).

Enggar pun meminta para pelaku usaha ritel, untuk menyerap telur dari para peternak dengan harga yang tidak boleh dibawah 18.000 rupiah per kilogram.

Enggar menjelaskan, bahwa anjloknya harga telur disebabkan oleh tingginya suplai, namun disaat yang sama biaya pokok produksi mereka naik. Lantaran naiknya harga pakan yang salah satunya disebabkan oleh fluktuasi rupiah.

“Kondisi yang terjadi, pengusaha ternak yang kecil, mandiri atau apapun, harga pakan naik, Sedangkan harga jual produksinya atau telurnya turun. Kalau tidak disikapi akan memberi persoalan kepada peternak telur dan ayam,” ujarnya. (Dn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here