Diduga Terima Suap Proyek Meikarta, Bupati Bekasi Neneng Ditangkap KPK

0
216 views
Gedung Baru KPK

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin sebagai tersangka karena diduga menerima suap terkait proyek perizinan proyek pembangunan Meikarta di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Neneng pun langsung ditangkap penyidik KPK usai ditetapkan sebagai tersangka.

“Setelah pemeriksaan dan gelar perkara, disimpulkan adanya dugaan korupsi pemberian hadiah atau janji pada bupati dan kawan-kawan terkait izin Meikarta,” ujar Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Senin (15/10).

Menurut Syarif, Neneng diduga dijanjikan uang Rp 13 miliar oleh pengembang Lippo Group. “Hingga saat ini baru terjadi penyerahan Rp 7 miliar melalui sejumlah pejabat di Pemkab Bekasi,” jelasnya.

Selain Neneng, dalam kasus ini KPK juga menetapkan empat orang lainnya sebagai penerima suap yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bekasi Jamaluddin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Sahat MBJ Nahor, Kepala Dinas Penanaman Modan dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati dan juga Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi, Neneng Rahmi.

Sementara tersangka yang diduga sebagai pemberi suap diantaranya yakni, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, Taryudi dan Fitra Djaja Purnama yang merupakan konsultan Lippo Group dan Henry Jasmen yang merupakan pegawai Lippo Group.

Dalam kasus ini, Neneng disangka melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sementara para pemberi suap disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

KPK masih mencari bukti bukti baru untuk penyelidikan yang nantinya dapat menjerat para pejabat dinas kabupaten Bekasi lainnya yang terlibat. (Dn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here