Noli Alamsyah Kembali Terpilih Sebagai Ketua PWI Cirebon Periode 2018 – 2021

0
131 views

CIREBON – Redaktur Harian Umum Kabar Cirebon, Noli Alamsyah yang menjadi calon tunggal pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cirebon periode tahun 2018 – 2021 akhirnya terpilih secara aklamasi. Noli Alamsyah yang pernah menjabat Ketua PWI Cirebon periode 2012-2015, terpilih lagi secara aklamasi dalam Konferensi Daerah (Konferda) PWI Cirebon.

Noli mengucapkan rasa terima kasih karena sudah diberi kepercayaan untuk kembali menjabat sebagai Ketua PWI Cirebon periode 2018-2021.

“Saya ucapkan syukur Alhamdulillah hari ini Konferda berjalan lancar. Terimakasih atas kepercayaan teman-teman wartawan Cirebon telah memilih saya menjadi ketua PWI Cirebon,” kata Noli Alamsyah seusai Konferda kepada media ini di ruang Adipura, Balai Kota Cirebon, Jl. Siliwangi Kota Cirebon, Rabu (31/10).

Noli mengatakan, sudah memiliki beberapa program kerja yang akan segera dilakukannya. Contohnya seperti persoalan kartu keanggotaan PWI, penguatan struktur organisasi, program peningkatan kelengkapan kantor PWI Cirebon, dan agenda pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Noli berjanji akan mengemban amanat anggota PWI Cirebon sebaik baiknya dengan menargetkan beberapa program kerja akan segera dilakukannya. Mulai dari persoalan kartu keanggotaan PWI, penguatan struktur dan program peningkatan kelengkapan kantor PWI Cirebon, dan agenda pelaksanaan uji kompetensi wartawan (UKW).

“Kartu anggota yang kadarluarsa akan diaktifkan lagi dengan koordinasi ke PWI Jawa Barat dan Pusat. Kemudian internal kelengkapan kantor PWI dan agenda UKW, saya sudah koordinasikan dengan Diskominfo Pemkab Cirebon dan UKW dibiayai pemerintah,” katanya.

Terkait regenerasi keanggotaan PWI Cirebon, saat ini bisa melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Jika ada wartawan yang sudah mengikuti UKW, bisa datang ke Kantor PWI Cirebon untuk mengisi administrasi agar mendapatkan kartu keanggotaan.

“Peserta UKW sudah bisa jadi anggota, cukup isi formulir dan proses pembuatan kartu saja. Kalau dulu istilahnya ada karya latihan wartawan, sekarang UKW,” terang Noli.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PWI Jawa Barat, Syafrin Zaini mengharapkan Noli Alamsyah bisa menjalankan visi dan misinya dengan baik serta dukungan dari pengurus dan anggota PWI Cirebon.

“Visi dan misinya semoga bisa dilaksanakan. Seperti hal rencana pelaksanaan UKW, bila terlaksana itu adalah UKW kedua di Cirebon,” pungkasnya.

Menurut Ketua Bidang Organisasi PWI Jawa Barat, Syafrib Zaini, dirinya mengharapkan agar ketua terpilih PWI Cirebon bisa menjalankan visi dan misinya dengan baik. Pastinya dengan dukungan dan bantuan dari para pengurus dan anggota PWI Cirebon.

Ketua Bidang Organisasi PWI Jawa Barat, Syafrib Zaini diharapkan semoga Ketua PWI Cirebon yang baru ini Noli Alamsyah bisa mengemban amanat anggotanya dengan melaksanakan tugasnya dengan baik,” jelasnya.

Muhaimin Asikin dari wartawan Kamilah Pantura kepada media ini menyatakan terpilihnya Noli Alamsyah yang kedua kalinya menduduki jabatan Ketua PWI Cirebon jangan hanya awalnya saja saat pencalonan berjanji akan mensejahterahkan anggotanya tetapi setelah terpilih “lupa” tidak dapat direalisasikan terhadap anggotanya.

Menurut Muhaimin Asikin adanya ketua itu pastinya karena adanya anggota. Noli harus belajar dari pengalaman masa lalu dan introspeksi apakah sudahkah mensejerahterahkan anggotanya atau belum…..? ” Jadi pengurus yang baik mendahulukan kepentingan anggotanya dan bukan hanyalah sibuk mengurusi keperluan atau kebutuhan pengurus itu sendiri. Jangan menyalahgunakan kepercayaan yang telah diberikan anggota, tegasnya.

“Jabatan adalah amanat yang nantinya dimintai pertanggungjawaban baik didunia maupun diakhirat. Apalagi sekarang ini era keterbukaan informasi publik, maka segala sesuatu kegiatan PWI Cirebon harus tranfaran. Sehingga setiap ada kegiatan informasi publik sebaiknya diinformasikan (di share) terhadap anggotanya.

” Jangan hanya pengurusnya saja yang mengetahuinya sedangkan anggotanya tidak tahu apa-apa. Sebaiknya suka dukanya jadi pengurus PWI Cirebon wajib dimusyawarahkan kepala anggotanya. Dengan keterbukaan informasi publik dan tranparasi kegiatan publik setidaknya anggota bisa membantu menyumbang pemikiran demi kemajuan bersama, ” pintanya.

PWI adalah organisasi profesi kewartawanan tertua. Jadi perlunya kaderisasi untuk kemajuan roda organisasi PWI Cirebon itu sendiri. “Sebab tidak menutup kemungkinan PWI akan menjadi barometer dari organisasi profesi lainnya seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI),” katanya.

Di era teknologi canggih saat ini yang super cepat akan memudahkan pengurus PWI Cirebon dapat menginformasikan setiap kegiatan publik disampaikan kepada anggota melalui sarana komunikasi handphone dengan buat Group whats App misalnya. “Sehingga anggota mudah dapat berkomunikasi dengan anggota lainnya,” pungkasnya. (Mul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here